Langsung ke konten utama

Faktor Pendorong dan Penghambat Perubahan Sosial


Perubahn sosial tidak terlepas dari perubahan kebudayaan lingsley davis mengatakan perubahan sosial merupakan perubahan dari perubahan kebudayaan .perubahan dalam kebudayaan mencakup semua bagianya,yaitu esenian,ilmu pengetahuan,teknologi,fiilsafat,bahkan perubhan bentuk serta aturan organisasi. Cotoh,dalam bidang teknologi komuniksi dari bentuk telegram menjadi telepon(handphone).
Secara teoritis perubahan sosial dan kebudayaan dapat dipisahkan. Namun dalam kehidupan sehari-hari,tidak mudah menentukan pemisah antara keduanya karena tidak ada masyarakat tidak memiliki kebudyaan. Sebaliknya tidak mungkin ada kebudayaan tanpa ada masyarakatsebagai pendukungnya.
Faktor-faktor pendorong perubahan sosial,yaitu;
1.       Rasa tidak puas deengan apa yang telah di capainya.
2.       Timbulnya keinginan untuk melakukan perbaikan.
3.       Kesadaran akan adanya kekurangan dalam kebudayaan sendiri sehinga berusaha untuk mengadakan perubhaan.
4.       Adanya usaha masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan keperluan,keadaan,dan kondisi  baru yang timbul sejalan dengan pertumbuahan masyarakat.
5.       Banyaknya kesulitan yang dihadapi yang memungkinkan manusia berusaha untuk menghadapinya.
6.       Sikap terbuka dari masyarakat terhadap hal-hal baru,baik datang dari luar ataupun dari dalam masyarakat.
7.       Tingkat kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks dan adanya keinginan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup.
8.       Sistem pendidikan yang memberikan nilai-nilai tertentu untuk meraih masa depan yang baik.
Faktor-faktor penghambat perubahan sosial,yaitu;
1.       Adnya unsur yang mempunyai fungsi tertentu dan sudah diterima oleh masyarakat luas. Misalnya,sistem kekerabatan dan solidaritas kekrabatan pada suku atau etnis tertentun yang memliki fungsi sangat penting bagi masyarakat.
2.       Adanya unsur-unsur yang di peroleh melaui peroses sosialisasi sejak kecil.
3.       Adanya unsur menyangkut agama dan realigi yang di anut masyarakat. Misalnya ,selamatan 3 hari,7 hari,40 hari,100 hari,dan  1000 hari bagi orang yang meninggal. kesulitan yag dihilangkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Identifikasi Ragam Kelompok Sosial

  No. Kasus Ragam Kelompok Alasan 1 Setelah jam kerja selesai, beberapa buruh di sebuah pabrik Roti Enak sering berkumpul di kantin. Mereka tidak memiliki struktur kepengurusan maupun aturan tertulis, tetapi memiliki kebiasaan bercanda, berdiskusi, dan saling membantu ketika ada masalah pribadi. 2 Para dokter yang bekerja di berbagai RSUD Bima membentuk organisasi untuk meningkatkan kompetensi, bertukar informasi mengenai profesi, dan memperjuangkan kepentingan anggota dalam bidang kesehatan. Keanggotaan didasarkan pada kesamaan pekerjaan. 3 Dua kelompok pendukung klub sepak bola Barcelona FC dan Real Madrid bertemu dalam sebuah pertandingan. Masing-masing kelompok menganggap kelompoknya paling solid dan menyebut kelompok lawan sebagai pihak yang berbeda dari “kami”. Sikap terhadap kelompok lawan cenderung penuh persaingan. 4 Sebuah perusahaan Bolly Group memiliki struktur organisasi yang jelas, mulai dari direktur, manajer, supervisor, hingga staf. Setiap posisi memiliki tugas, ke...

Tugas sosiologi kelas X-1 (penelitian Sosial)

  Tanggal pengumpulan tugas : 17 Oktober 2024          Jelaskan penyebab terjadinya proses penalaran manusia.?         Jelaskan perbedaan jenis penalaran deduktif dan penalaran induktif?         Apakah sosiologi masuk dalam penelitian dasar atau terapan? Berikan alasanmu.         Jelaskan perbedaan penelitian historis, penelitian survey, penelitian eksperimen, dan observasi observasi?         Jelaskan perbedaan penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif?         Tuliskan sikap dan cara berpikir yang harus dimiliki oleh seorang peneliti? NB: Bagi siswa yang sudah disetujui judul penelitiannya, untuk melanjutkan pada penulisan latar belakang masalah

PENELITIAN RESEARCH AND DEVELOPMENT (R&D)

PENGERTIAN R & D Menurut Borg and Gall (1989), educational research and development is a process used to develop and validate educational product , artinya bahwa penelitian pengembangan pendidikan (R&D) adalah sebuah proses yang digunakan untuk mengembangkan dan memvalidasi produk pendidikan. Hasil dari penelitian pengembangan tidak hanya pengembangan sebuah produk yang sudah ada melainkan juga untuk menemukan pengetahuan atau jawaban atas permasalahan praktis. Sugiyono (2009) berpendapat bahwa, metode penelitian dan pengembangan (R&D) adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keektifan produk tersebut. Untuk dapat menghasilkan produk tertentu digunakan penelitian yang bersifat analisis kebutuhan (digunakan metode survey atau kualitatif) dan untuk menguji keefektifan produk tersebut supaya dapat berfungsi di masyarakat luas, maka diperlukan penelitian untuk menguji keektifan produk tersebut (digunakan metode eks...