Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2011

ILMUWAN JUGA MANUSIA

Dalam menulis, terutama karya ilmiah, kerap kita lihat "kutipan". Bisa itu berupa footnote ataupun endnote, juga bibliografi. Mungkin pertama kita sangka si penulis artikel sudah baca dan paham buku/artikel sumber kutipannya. Ternyata tidak, demikian hasil penelitian dua peneliti dari Universitas California. Keduanya meneliti 1973 artikel New Scientist. Artikel-artikel di majalah tersebut banyak dikutip penulis. Akhirnya ditemukan bahwa majalah tersebut telah dikutip sebanyak 4300 kali. Ditemukan adanya 193 pengutip yang salah memuat kalimat dari sumber asli. Hal yang menarik, para pengutip ternyata tidak membaca majalah aslinya. Mereka banyak mengacu pada sumber lain yang juga mengutip majalah tersebut. Kesimpulan penelitian peneliti Universitas California tersebut menyebut, 78% kutipan hanya "cut and paste" dari sumber lain yang bukan majalah tersebut.

si item yang slalu menNG

Sebanyak 28 dari 38 pemegang rekor dunia lari cepat 100 meter dipegang oleh warga berkulit hitam. Kini, studi ilmuwan dua unversitas tahu apa penyebabnya. Simak berikut. Studi peneliti Howard University di Washington dan Duke University di North Carolina menunjukkan alasan mengapa atlet berkulit hitam mampu mengalahkan ras lain dalam lomba lari. Menurut penelitian, perbedaan fisik pada panjang anggota tubuh dan struktur tubuh berarti pusat gravitasi cenderung lebih tinggi pada orang kulit hitam. Sejak 1968, pemegang rekor dunia lari 100 meter pria adalah atlet kulit hitam. Sejak 1912, ketika Asosiasi Internasional Federasi Atletik (IAAF) mulai melacak pemegang rekor lari cepat itu, hanya ada 10 atlet yang tak berkulit hitam keluar dari 38 individu pemegang rekor dunia itu. “Terdapat bukti penuh menunjukkan adanya perbedaan jelas dalam jenis tubuh di antara orang kulit hitam dan putih,” kata peneliti Edward Jones yang meneliti gizi, nutrisi dan komposisi tubuh remaja obesitas di ...

bangsa yang gugup

Bangsa yang gugup Bangsa indonesia adalah bangsa yang besar. Bangsa yang memiliki lebih dari 210 juta penduduk, 1700 pulau, dari sabang sampai merauke, dari pulau rote sampai mianggas. Itulah semua merupakan kebesaran dari bangsa indonesia ini. Kalu kita lihat sejarah bangsa indonesia pada awalnya pada waktu kerajaan mataram ada patih gadjahmada yang berambisi ingin menyatukan seluruh nusantara melalui sumpah palapa. Sungguh besar bangsa ini kalau kita lihat dari seluruh aspek peninggalan yang bisa kita lihat saat ini. Namun ada sedikit banyak hal yang membuat kita semakin menundukkan kepala kita, karena malu terhadap bangsa yang ada di luar sana, terutama bangsa-bangsa tetangga. Negara tetangga malaysia merupakan contoh negara yang mau belajar dan tidak malu untuk belajar, mempunyai mental yang kuat. Jika kita bandingkan dengan bangsa indonesia, kita tentunya sudah jauh meninggalkan negara-negara sasean. Hal itu tentunya tidak mungkin karena kita memiliki segalanya, mulai dari sumb...

prihatinku ma pssi

akhir-akhir ini dunia sepakbola nasional dan dunia dibuat ketawa, pasalnya ada perseturuan antara pssi dan menegpora. tentunya kalau ditanya semuanya merasa benar sendiri. saya sebagai penyuka bola yang masih sedikit perhatian akan memberikann komentarnya sedikit. pssi adalah salah satu wadah organisasi olahraga sepakbola di indonesia. secara struktural organisasi ini dibawah kepemimpinan dari kementrian menegpora. kenapa menegpora bicara malah dibilang intervensi??????? sungguh lucunya dunia ini. apakah memang ngak tahu atau pura-pura tidak tahu. keduanya sama -sama sakit bagi standar orang normal. saya berharap secepatnya masalah ini selesai. kita harus berkaca kalu memang kita tidak mampu lagi ya memberikan kesempatan bagi yang lain untuk menujukkan kemampuannya mengelola pssi. jangan hancurkan bangsa ini demi kepentingan perut segelintir orang. salam garuda di dadaku

presure pendidikan

Preesure pendidikan Pendidikan adalah salah satu hak dari anak bangsa ini. Pemerintah telah menggangrkan kurang dari 20% dari anggaran pendapatan Negara. Sungguh angka yang fantastis bagi rakyat jelata seperti kita. Namun apakah angka itu sudah kita rasakan ataukah anak-anak kita yang merasakan? Mungkin jawabannya masih sama yaitu belum, bahkan ada yang merasa itu hanya bohong-bohongan kaum elit politik saja. Pada waktu pemili para elit politik serasa mengobral janji-janji untuk meningkatkan anggaran atau akan memperjuangkan anak-anak mereka agar dapat diterima disekolah-sekolah dengan biaya murah bahkan dengan GERATIS. Sungguh ironi kalau sekarang rakyatnya yang dulu mengelu elukan calegnya sekarang dibuang seperti kulit kacang goring yang ditempatkan sembanrangan semau orang yang memakannya. Heh, kata itulah yang tersisa. Namun kita sebagai orangtua yang baik harus selalu ingat bahwa anak merupakan titipan yang illlahi, oleh karena itu kita perlu myekolahkan anak-anak kita setinggi...
KREATIVITAS MELAHIRKAN HIDUP BARU Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi yang baru bila anda berkeras mempertahankan cara-cara lama anda. Anda disebut baru jika cara-cara anda baru. Inilah kata yang saya peroleh dari mario teguh si ahli kepribadian. Dari perkataan yang kami tuturkan tadi tentunya akan membawa bnayak makna yang terungkap dari satu kalimat saja. Di dunia ini kita tentunya mempunyai kehidupan masing –masing yang begitu beragam. Dari keberagaman itulah kita bisa hidup yang baik. Bisa melihat yang baik dan yang buruk juga merupakan anugrah yang telah diberikan oleh sang maha pencipta. Satu kata yang patut senantiasa kita haturkan adalah bersyukur, sudahkah kita bersyukur hari ini. ? Terkait dengan kalimat diatas tentunya kita akan merasa bosan menjadi orang yang hanya bisa melakukan kehidupan ini dengan cara-cara yang lama. Banyak contoh yang akan kita lihat dalam kehidupan kita. Sebagai contoh seorang pegawai negeri yang hanya bisa melakukan pekerjaan yang monoton, ter...